4 Risiko Masturbasi yang Jarang Diketahui Pria
Melakukan masturbasi atau seks solo bisa saja dilakukan pria dan wanita. Namun biasanya pria lebih sering masturbasi karena beberapa hal.
Seksolog, Logan Levkoff, PhD mengatakan, masturbasi bukan hanya tentang seks. Bagi banyak orang, ini adalah cara rutin menghilangkan stres, membersihkan isi kepala sebelum bekerja, atau memudahkan tidur.
Dalam sebuah penelitian SKYN Kondom dan lembaga AMP, tercatat sebanyak 94 pria bermasturbasi dan 60 persennya mengaku beberapa kali masturbasi dalam setiap minggu. Dan 34 persen di antaranya mengaku masturbasi setiap hari.
Lebih jelasnya, berikut beberapa risiko keseringan masturbasi, seperti dikutip Askmen, Jumat (29/1/2016):
1. Gangguan sistem saraf
Masturbasi berlebihan dapat menstimulasi asetilkolin atau fungsi saraf parasimpatik. Secara sederhana, stimulasi saat masturbasi akan mengakibatkan hormon seks dan neurotransmiter seperti asetilkolin, dopamin dan serotonin diproduksi berlebih sehingga memicu perubahan dalam tubuh, seperti:
- Kelelahan
- Rambut rontok
- Hilang ingatan
- Penglihatan kabur
- Pangkal paha / nyeri testis
Terlalu sering masturbasi akan menyebabkan kelelahan seksual (bahkan pada laki-laki muda), termasuk risiko impotensi atau disfungsi ereksi pada pria.
3. Iritasi kulit ringan
Masturbasi berlebihan juga menyebabkan iritasi kulit ringan. Dalam kondisi terparah, pria bisa mengalami fraktur penis (cedera yang timbul akibat pecahnya tunica albuginea yang menyelubungi corpus cavernosum penis).
4. Kanker prostat
Sebuah studi yang dilakukan University of Nottingham menemukan pria yang aktif secara seksual di usia 20-an dan 30-an berisiko tinggi mengalami kanker prostat - terutama jika mereka sering melakukan masturbasi.
Sumber : Liputan6.com
Sumber : Liputan6.com
4 Risiko Masturbasi yang Jarang Diketahui Pria
Reviewed by RIZKI
on
01.36
Rating:
Reviewed by RIZKI
on
01.36
Rating:

Tidak ada komentar: